Archive for the ‘Knowledge’ Category

Mistake Proofing

January 26, 2009

poka-yoke Kebanyakan kita, saya yakin dah tahu apa itu disket. Dan kita tidak akan bisa memasukkan disket ke disk drive secara normal dengan posisi yang salah. Disket harus dimasukkan dengan cara yang benar. Sehingga desain disket dan drive-nya pun di desain dengan benar. Nah desain atau sistem yang menghindari kesalahan ini yang mau saya bahas. Bukan ngomongin disket atau jualan komputer. Tapi kalo ada yg mau pesan notebook di toko saya ya bolehlah …. hehehe becanda.

Mistake proofing atau poka yoke atau fool proofing dikenal sebagai prinsip dan tool untuk penerapan desain dan sistem pencegah kesalahan. Bahkan katanya orang bodohpun tidak bisa salah… ah yang bener?

Kasus saya adalah ada mesin insert plat (plat tipis kira2 2 mm 15×10 mm) yang harus diselipkan ke sebuah pin dengan ruang bebas 5 mm. Masalahnya bukan karena ruang bebasnya yg sempit tapi juga ruang bebas itu bisa bergerak ke kiri 20 mm s/d 20 mm ke kanan tergantung model spesifikasi pin-nya. Satu ketika proses dengan pin yg kekiri 10 mm lalu ganti model dgn pin yg geser ke kanan 20 mm, dst.

Sebenarnya tidak terlalu sulit mensetting jig dengan lebar stoppernya. tapi bila harus mengganti dalam hitungan menit bahkan detik, lain lagi ceritanya

walhasih, sesuai prinsip poka yoke dan SMED juga kita bikin improve… caelaah bahasanya keren tapi toolsnya … hahaha cuman selang / hose doang

nih dia barangnya

p2170050

Hose plastik hijau sesuai lebar stopper tinggal diganti seiring penggantian model dalam waktu singkat. Setting penggantian selesai tanpa terjadi kerusakan atau masalah kualitas.

Aaaah… mohon maaf kalo tidak terlihat canggih :-)

Salam,

MASTER Konsep Belajar Cepat

July 4, 2008

Waktu cari-cari bahan buat Six Sigma seminar Jul’08 nanti di tempat saya bekerja, bertemu beberapa artikel tentang konsep belajar. Kayaknya bagus buat di bagi2.

Katanya : Kemampuan yang paling penting adalah kemampuan untuk belajar cepat.

Salah satu Konsep belajar cepat konsep MASTER kalau tidak salah ada di buku Accelerated Learning for the 21st Century.

Istilah MASTER di sini adalah singkatan dari

  • Motivating your mind,
  • Acquiring the information,
  • Searching out the meaning,
  • Triggering the memory,
  • Exhibiting what you know, dan
  • Reflecting what you’ve learned.

Berikut ini keterangan detailnya:

Motivating your mind (memotivasi pikiran)

Langkah pertama dalam belajar cepat adalah motivasi. Ini penting sekali. Berapa banyak orang yang berusaha  untuk belajar tanpa motivasi ? Mereka menganggap belajar sebagai suatu bentuk “penderitaan”. Dengan sikap seperti ini bisa dibilang secara bawah sadar tak akan menolak informasi yang masuk karena dianggap negatif ! Jelas saja kita jadi sangat sulit belajar. Bandingkan dengan orang yang termotivasi, yang menganggap belajar itu seru dan mengasyikkan. Secara bawah sadar otak akan dengan senang hati empersilakan informasi untuk masuk.

Acquiring the information (memperoleh informasi)

Ada tiga gaya belajar utama, yaitu visual (melalui penglihatan), auditori (melalui pendengaran), dan kinestetik (melalui tindakan). Kita akan lebih cepat menangkap informasi kalau kita belajar sesuai dengan gaya belajar kita. Oleh karenanya kita perlu mengenali gaya belajar yang cocok untuk kita lalu mempraktekkannya. Hasilnya kita akan lebih cepat menangkap informasi.
Searching out the meaning (menyelidiki makna)

Sekedar membiarkan informasi masuk sama sekali tidak cukup. Kita harus berusaha untuk mendapatkan makna dari informasi itu. Ini sama seperti mencerna informasi yang masuk sampai memahami hakikatnya luar dalam. Jadi bukan hanya menghafalkan fakta, tapi terus maju sampai memahami konteksnya dan penerapannya untuk hal-hal lain. Berapa banyak orang yang hanya berusaha menghafal fakta tanpa memahami maknanya ?
Triggering the memory (memicu memori)

Memahami makna merupakan hal yang sangat penting, tapi kita juga harus mampu mengingat fakta. Banyak orang yang punya daya ingat luar biasa. Contohnya ada orang Jepang yang menghafalkan angka pi sampai ribuan angka di belakang koma ! Ck…ck… (biasanya kita hanya hafal dua angka yaitu “14″ dari “3.14″). Ada banyak teknik yang bisa memudahkan kita mengingat fakta. Singkatan seperti “MASTER” merupakan salah satunya. Akan jauh lebih mudah untuk mengingat enam langkah Accelerated Learning kalau kita memakai singkatan “MASTER”.
Exhibiting what you know (memamerkan apa yang anda ketahui)

Memamerkan di sini bukan berarti sok tahu. Yang dimaksud adalah kita harus berusaha membagikan ilmu kita ke orang lain. Saat membagikan ilmu ke orang lain kita justru akan mendapatkan lebih banyak lagi ! Percaya tidak ? Saya sendiri sudah sering membuktikan hal ini. Bagi saya, salah satu penerapan langkah kelima ini adalah menulis blog. Apa yang saya dapat saya bagikan dalam bentuk blog. Dan hasilnya … luar biasa ! Saya sendiri jadi jauh lebih mengerti tentang topik yang ditulis. Apalagi kalau mendapatkan masukan dari teman-teman dalam bentuk komentar .
Reflecting what you’ve learned (merefleksikan bagaimana Anda belajar)

Nah, inilah langkah terakhir dalam konsep MASTER. Kita mesti mengevaluasi cara belajar kita. Mengapa ? Sebab setiap orang punya cara belajar yang unik yang berbeda dengan orang lain. Kita mesti mengembangkan gaya belajar pribadi yang paling cocok dengan kita. Dan ini tentu tidak bisa dicapai dalam waktu semalam. Kita harus mencoba, mengevaluasi, memperbaiki apa yang kurang, lalu mencoba lagi, dan seterusnya. Dengan terus mengevaluasi perlahan-lahan gaya belajar kita akan semakin tajam dan cocok dengan kita.

Begitulah enam langkah konsep MASTER. Saya sangat suka konsep ini dan saya belajar untuk menerapkannya, meskipun masih kurang di sana-sini. Menurut saya, keenam langkah ini patut kita coba dan praktekkan. thanks to blog mas Donald.